Gambar Konten
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
News Memuat berita...

Kepala ASGAS RI Serukan Doktrin Perubahan: "Berani Maju, Bukan Bertahan Lagi" Jadi Spirit Menuju Indonesia Emas

JAKARTA – Menjelang gerbang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kepala ASGAS RI melontarkan seruan tegas kepada seluruh anak bangsa agar meninggalkan mentalitas bertahan dan mulai membangun keberanian untuk melompat lebih jauh. Doktrin "Berani Maju, Bukan Bertahan Lagi" disebut sebagai arah perjuangan baru dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.

Menurut Kepala ASGAS RI, perjalanan bangsa selama delapan dekade telah membuktikan bahwa Indonesia mampu melewati berbagai ujian. Namun, tantangan ke depan menuntut lebih dari sekadar kemampuan bertahan. Indonesia membutuhkan keberanian untuk menciptakan perubahan, memperkuat kemandirian nasional, dan mengambil posisi strategis di tengah persaingan dunia yang semakin kompetitif.

"Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia harus menjadi titik balik. Bangsa ini tidak boleh puas hanya mempertahankan capaian yang ada. Kita harus berani melahirkan inovasi, mempercepat pembangunan, memperkuat persatuan, dan membangun karakter bangsa yang unggul," tegasnya.

Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan bukan sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi menjadi panggilan moral bagi seluruh rakyat Indonesia untuk meneruskan perjuangan melalui karya, dedikasi, disiplin, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kepala ASGAS RI juga mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari aparatur pemerintah, TNI-Polri, kalangan akademisi, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga generasi muda, untuk bersatu dalam satu visi besar membangun Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat.

Menurutnya, doktrin "Berani Maju, Bukan Bertahan Lagi" harus menjadi budaya kerja dan pola pikir nasional. Bangsa Indonesia harus mampu keluar dari zona nyaman, berani mengambil keputusan strategis, menguasai teknologi, memperkuat ekonomi nasional, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan geopolitik.

"Gerbang Kemerdekaan ke-81 bukan hanya perayaan tahunan, melainkan momentum konsolidasi nasional untuk menegaskan bahwa Indonesia siap melangkah lebih cepat menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. Keberanian, persatuan, dan kerja nyata adalah modal utama untuk memenangkan masa depan," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Kepala ASGAS RI mengajak seluruh masyarakat menjadikan Bulan Kemerdekaan sebagai ruang untuk memperkuat nasionalisme, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun optimisme bahwa Indonesia mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa besar di dunia.

"Sudah saatnya kita berhenti hanya bertahan. Kini saatnya Indonesia berani maju, memimpin perubahan, dan membuktikan kepada dunia bahwa bangsa ini memiliki kekuatan untuk menjadi negara maju yang disegani," pungkasnya.

(Red)
Baca Juga

Paling sering ditanyakan

    atau
    Iklan